Skip to main content

Coldplay Live in Singapore!

Hi, bloggies!

Jadi, di post ini, saya akan menceritakan pengalaman saya menikmati Coldplay di Singapura 1 April  2017 lalu dari mulai pembelian tiket sampai konsernya.

Sedikit tips and trick dari saya yg harus diperhatikan ketika akan membeli tiket konser adalah :
1. Coba rajin-rajin cek ke promotornya (bisa dari instagram/twitter/facebook/situsnya) tiketnya kapan bisa dibeli, berapa harga tiket satuannya, lalu stage map nya kira-kira akan gimana ketika konser, cara pembayarannya dan yg paling penting adalah dimana tiket dapat dibeli.

2. Ketika hal tersebut sudah diperhatikan, tugas kalian selanjutnya adalah menabung sembari menunggu kapan tiket tersebut mulai dijual ke publik/pelanggan tertentu (nah ini nih penting).
Begini, biasanya setiap konser pasti memiliki masing-masing sponsor. Sebagai contoh, Java Jazz Festival (JJF), setau saya, salah satu sponsor terbesarnya adalah Bank BNI, maka mungkin bagi pemegang kartu kredit atau kartu debit Bank BNI mendapat privileged untuk dapat membeli tiket konser beberapa hari sebelumnya ataupun dengan harga yg lebih murah dari yg akan dijual ke publik.

Di November 2016, tiket Coldplay sudah dapat dibeli di Sportshubtix, dan dibagi 3 menjadi 3 hari.
Untuk hari pertama, dikhususkan untuk pemegang kartu kredit Standard Chartered Singapura, hari kedua, yg mendapat privileged adalah dengan subscribe ke situs livenation lushington dan diharuskan subscribe sebelum tanggal 18 November, dan hari ketiga diadakan tanggal 20 November 2016 untuk dijual ke publik.

Singkat cerita, tiket sudah di tangan karena saya sudah subscribe di situs livenation lushington, dan berangkatlah saya ke Singapura hari jumat dan pulang hari minggu, karena tiket yg saya dapat adalah untuk konser hari sabtu.

Berikut beberapa dokumentasi yg berhasil saya dapatkan ketika menikmati konser Coldplay :

Every teardrop is a waterfall

Chris Martin is on stage!

Sebelum mulai

Sekian post saya tentang konser kali ini.
Jangan lupa untuk mengamalkan ya tips dan trick dari saya yg insya Allah cukup berguna :-)


Comments

Popular posts from this blog

The Union Group

Hi, bloggies! Tulisan saya kali ini menjadi test dari perusahaan ketiga yg saya daftar. Posisi yg saya apply kali ini agak keluar jalur dari apa yg sudah saya pelajari selama masa kuliah saya. Yes , saya iseng mendaftar sebagai marketing and public relation team di salah satu industri food & beverages yg sedang naik daun, yaitu Union Group. Union Group sendiri sudah memiliki banyak restoran yg mulai familiar di telinga dan juga jejaring sosial yg kita miliki, yaitu Union, Union Deli, Casa, Canteen, Cork and Screw, dan lain-lain. Alasan saya mendaftar disini adalah mungkin karena saya rindu bekerja di industri food and beverages , karena saya pernah bekerja paruh waktu sebagai store attendant di Story in a Cup di Australia. Saya merasa bahwa saya dapat bertemu dengan orang baru setiap harinya sehingga menghindari kebosanan dan juga tidak terus-terusan bekerja dibelakang meja di kubikal kantor yg dingin. Anyway , kembali ke topik utama, saya mendapat lowongan Unio...

PT Astra International Tbk

Hi, bloggies! Kali ini saya ingin membahas tentang salah satu perusahaan ternama dan bergengsi di Indonesia yg bernama  PT Astra International Tbk . Cukup miris untuk dibahas saat ini juga karena saya baru saja mendapat e-mail penolakan dari tim HRD nya. Saya mendaftar dan mengikuti test ini sekitar awal Februari 2015 dengan mendaftar sebagai A ccounting Analyst , akan tetapi e-mail undangan saya menyatakan bahwa saya akan di tes untuk posisi Management Trainee , saya pikir juga tidak ada salahnya untuk dicoba. Di hari yg dijanjikan, sayang sekali hujan turun dengan lebatnya sehingga tes tersebut diundur hingga lusa dikarenakan kantor dari Astra International dilanda banjir cukup tinggi (kantornya di daerah Sunter dan memang langganan banjir). Dua hari setelahnya, saya datang ke kantor Astra International pukul 6 pagi dan sudah sampai disana sekitar jam 7 pagi menggunakan taksi dan lewat jalan bebas hambatan (iya saya takut telat karena lokasi kantor yg cukup jauh dari ruma...

Grant Thornton Indonesia

Hi, bloggies! Topik kali ini sepertinya sudah lazim di kalangan remaja-remaja tanggung yg baru lulus kuliah terus mulai bertanya-tanya "duh nanti kerja dimana ya? kira-kira ngebantu karir gue ga ya kedepannya?". Dulu ketika saya baru lulus kuliah, saya pun mempertanyakan hal serupa "Dira mau jadi apa? Kerja dimana? Sebagai apa?". Jadi dengan bermodal ijazah kelulusan dan juga CV seadanya, saya mulai apply pekerjaan di perusahaan yg sesuai dengan minat saya. Salah satunya adalah Grant Thornton Indonesia. Background sarjana saya adalah akuntansi dari salah satu universitas di Australia, sehingga perusahaan yg terlintas pertama kali, sudah pasti PWC , Deloitte,  dan EY . Tetapi lucunya, saya malah tidak mendaftar ke salah satu perusahaan tersebut karena memang saya tidak mau bekerja sebagai auditor sebagai karir saya nantinya, karena sering sekali saya mendapatkan cerita bahwa menjadi auditor lebih banyak tidak enaknya daripada enaknya, dan ketika berdiskusi de...